Kita boleh menginginkan kekuatan seperti raja yang duduk di singgasana dengan segala kekuasaannya, kita boleh menginginkan kepintaran seperti ilmuan dengan segala kejenuisannya. Tapi jangan sampai kita di kutuk dengan kekuatan dan kepintaran itu sendiri. Karena kekuatan di dunia ini pasti ada batasnya , Akal juga pasti ada batasnya. Alam sendiri telah menunjukan ketidaksempurnaannya, dan menunjukkan bahwa mereka tunduk pada kesempurnaan yang lebih besar. Jika kita merasa pintar ingat, kita bahkan tidak mampu menjelaskan mahluk sekecil nyamuk atau lebih kecil dari itu, atau lebih kecil lagi. Akal bukan di tujukan untuk mengetahui segalanya , tapi akal di tujukan untuk mengakui yang punya segalanya. DIA SEMPURNA | DIA ESA | DIA TAK TERHINGGA SYMMETRY | SINGULARITY | INFINITY Catatan Rumah Editor | Dani nurdiman
Reminder of my Precious Life