Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

SYMMETRY | SINGULARITY | INFINITY

Kita boleh menginginkan kekuatan seperti raja yang duduk di singgasana dengan segala kekuasaannya, kita boleh menginginkan kepintaran seperti ilmuan dengan segala kejenuisannya.  Tapi jangan sampai kita di kutuk dengan kekuatan dan kepintaran itu sendiri. Karena kekuatan di dunia ini pasti ada batasnya , Akal juga pasti ada batasnya. Alam sendiri telah menunjukan ketidaksempurnaannya, dan menunjukkan bahwa mereka tunduk pada kesempurnaan yang lebih besar.   Jika kita merasa pintar ingat, kita bahkan tidak mampu menjelaskan mahluk sekecil nyamuk atau lebih kecil dari itu, atau lebih kecil lagi. Akal bukan di tujukan untuk mengetahui segalanya , tapi akal di tujukan untuk mengakui yang punya segalanya. DIA SEMPURNA | DIA ESA | DIA TAK TERHINGGA SYMMETRY | SINGULARITY | INFINITY Catatan Rumah Editor | Dani nurdiman

Kita sering mengutuk Pencuri, karena kenapa bukan kita yang mencuri

Sejak 2012 saya adalah orang yang menceburkan diri dalam dunia Start up. Berusaha sebisa mungkin untuk membuat sebuah usaha yang berbasis digital. Selama berproses   di usaha ini, tentu kami sering bersinggungan dengan banyak pihak. Baik secara Business to Business, Konsumen (B to C) , Instansi pendidikan, maupun pemerintah. Banyak pengalaman yang enak maupun tidak enak selama berinteraksi dengan semua itu. Kadang selalu saja kita menemui oknum yang berusaha mementingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan orang lain untuk mencari keuntungan besar. Saya masih teringat betul seorang kawan saya yang juga memiliki start up usaha, dengan menggebu-gebu mengkritisi tingkah laku oknum yang tidak fair menurutnya. Dia menceritakan kronologis tidak-tanduk oknum itu yang memang jika dikaji, menyalahi secara etika maupun hukum.  Di akhir obrolan itu, dengan mengebu-gebu pula kawan saya itu berkata "kalau kita dzolimi gini, mending kita aja yang "bermain" daripada dia (si oknum) y...