Pagi itu masih diselimuti kabut tipis dan cuaca yang sejuk kota Wonosobo, saya duduk-duduk dengan sekumpulan Bapak-Bapak di smoking area Kantor Imigrasi. Hari itu merupakan acara pengurusan pasport secara rombongan yang dipanitiai oleh Departemen Agama Magelang. Jujur, saya sendiri belum banyak mengenal secara personal Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang ikut rombongan ini. Walaupun begitu, saya percaya, kami memiliki satu tujuan yang sama pada hari itu dan Insyallah begitupun di hari-hari berikutnya, sehingga itu menjadi pengikat kami semua. Selayaknya basa-basi "kejawen", saya memulai mendekati dua orang Bapak-Bapak, berjabat tangan, saling bertanya asal tempat tinggal, datang dengan siapa dan sebagainya. Tak kurang dari 30menit komunikasi dengan Bapak-Bapak ini sudah mulai mencair. Sesaat kemudian saya menyadari bahwa saya adalah yang termuda diantara seluruh rombongan kali ini, sehingga tentu menimbulkan sedikit rasa sungkan terhadap Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu saat itu. ...
Reminder of my Precious Life